Senin, 18 Desember 2017

PUASA RAMADHAN DAN ZAKAT FITRAH

PUASA RAMADHAN DAN ZAKAT FITRAH
suteja

Puasa (al-Shawm, al-Shiyam)  menurut bahasa berarti menahan  atau al-Imsak. Menahan yang dimaksud adalah menahan diri dari makan, minum, melakukan hubungan suami istri dan hal-hal yang membatalkan puasa di siang hari. Berpuasa dapat berfungsi sebagai: pembersihan ruhani, pendidikan diri, pembiasaan kesabaran, peningkatan kualitas keilkhlasan dan muroqobah, menjaga amanat, membangkitkan empati, membuang egoisme, dan memelihara kesehatan tubuh jasmani Berpuasa selama bulan Ramadhan hukumnya wajib individual (fardhu ’ain) bagi setiap muslim yang sudah baligh dan berakal sehat (mukallaf).
Baligh artinya sudah mencapai umur 15 tahun bagi laki-laki, atau sudah mencapai umur 9 tahun bagi perempuan yang sudah haidh (menstruasi). Kewajiban berpuasa ramdhan adalah ketika seseorang melihat bulan tanggal satu (ru’yat al-Hilal). Dengan demikian penentuan kapan dimulainya berpuasa harus dilakukan dengan cara ru’yat al-Hilal dan bukan dengan hisab  (perhitungan kalender)
Nabi SAW bersabda:
قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ  فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ
Bagi setiap muslim yang sudah baligh, berakal sehat, sehat jasmani dan tidak dalam keadaan beprgian jauh (musafir) berpuasa ramadhan hukumnya wajib. Ketentuannya adalah, puasa dimulai semenjak terbitnya fajar shidiq (shubuh) sampai dengan terbenamnya matahari (maghrib). Niat berpuasa ramadhan dilakukan setiap malam hari, dan lebih utamanya dilakukan setelah selesai makan sahur, atau menjelang shubuh.
Secara lahiriah yang membatalkan puasa adalah makan, minum dan berhubungan suami istri di siang hari.  Hal lain yang juga membatalkan puasa adalah: keluar mani (sperma) dalam keadaan berjaga (tidak tidur) dan muntah. Yang membatalkan puasa yang paling penting adalah berkata dusta atau berbohong.
Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan oleh setiap umat Islam yang menemui akhir bulan Ramadhan dan menjumpai tenggelamnya matahari awal  bulan Syawwal (‘Idul Fithri).  Setiap umat Islam wajib dikeluarkan zakat fitrahnya 
Mereka yang menjadi kewajiban orang tua maka kewajiban membayar zakat fitrah adalah kewajiban orang tua.  Zakat fitrah (dalam wujud makanan pokok seperti beras) dikeluarkan mulai akhir bulan Ramadhan sampai dengan menjelang khuthbah ‘Idul Fithri. Beras yang harus dikeluarkan adalah sejumlah 2, 5 kilo gram.
قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  زكاة الفطر طهرة للصآئم و طعمة للمساكين

Zakat secara umum dapat menjadi alat untuk menghilangkan sifat bakhil. Secara personal, zakat dapat  membangkitkan rasa empati (peduli) dan kasih sayang kepada sesama manusia.  Zakat dapat menjadi penyebab semakin bertambahnya harta kekayaan.



Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.