Sabtu, 11 Maret 2017

Naqsyabandiyah Indonesia

Naqsyabandiyah Indonesia
Suteja ibnu Pakar

Tarekat Naqsyabandiyah sudah dikenal di Indonesia sejak abad ke-17 Masehi tetapi baru benar-benar menjadi populer pada akhir abad ke-19 Masehi.  Tarekat ini memiliki banyak pengikut di kalangan orang Jawa. Disebutkan bahwa, syaykh-syaykh tarekat ini cenderung menedekati penguasa dan mencari pengikut di kalangan elite politik.  Tarekat syattariyah juga tercatat sebagai tarekat yang jauh lebih disukai murid-murid Ahmad al-Qusyasyi (w. 1660 M.) dan Ibrahim bin Hasan al-Kurani (1615-1690 M.) di Indonesia, karena berbagai gagasan menarik dari kitab Tuhfah  menyatu dengan tarekat ini. Ia merupakan tarekat yang mempribumi karena mudah berpadu dengan tradisi setempat.  

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.