Sabtu, 25 Maret 2017

METODE SYATTARIYAH

METODE SYATTARIYAH
SUTEJO IBNU PAKAR
Tarekat Syattariyah Pesantren Benda Kerep memiliki anggota pengamal atau jama’ah sejumlah 107 orang santri  dari jumlah keseluruhan (310 santri).  Mereka  adalah para santri putra dan santri putri yang  berusia antara 12 sampai 19 tahun.[1]Pola pembinaan santri tarekat   ini, menurut KH. Miftach, ditempuh dengan berbagai macam metode. Pertama,  penanamannilai-nilai kesejatian hidup.Keduamujahadah dan riyadhah. Ketiga,  pembinaan wawasan keilmuan. Perilaku mujahadah dan riyadhah  dilakukan dengan cara bimbingan wirid atau ritual ketarekatan.  Adapun pembinaan wawasan keilmuan ditempuh dengan melalui proses pembelajaran kitab-kitab klasik.[2]



[1]Wawancara penulis dengan KH. Mifatch/mursyid Syattariyah Pest. Benda Kerep Kota Cirebon , Kamis, 8 Februari 2012.
[2] Kitab-kitab yang diajarkan adalah: Ihya’ Ulum al-Din, Fath  al-Mu’in, dan  Dahlan Alfiyah (setiap malam  kecuali malam Selasa dan Ahad), Nadhm al-‘Imriti dan Ta’lim al-Muta’allim (setiap Sabtu malam usai salat Isya) dan Bidayat al-Hidayah dan Risalah al-Mu’awanah  (setiap Senin malam).

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.