Sabtu, 11 Maret 2017

KH. Akyas diangkat menjadi Muqoddam atas Petunjuk Nabi SAW

Edisi Pesantren Produsen Pemimpin Bangsa
KH.  Akyas diangkat menjadi Muqoddam atas Petunjuk Nabi SAW
Suiteja ibnu Pakar
Sebagaimana Pesantren Benda Kerep Kota Cirebon, Pesantren Buntet Kec. Astanajapura Kab. Cirebon juga menjadi pusat pengenalan dan penyebaran salah satu aliran tarekat. Bila Pesantren Benda menjadi pusat penyebaran Tarekat Syattariyah, maka Pesantren Buntet menjadi pusat penyebaran Tarekat Tijaniyah.

Pesantren yang didirikan kurang lebih sekitar tahun-tahun yang sama dengan Pesantren Benda ini sejak awal memang telah menjadi pusat penyebaran Tarekat Tijaniyah. Hingga hari ini, pesantren yang menampung ribuan santri putra-putri dari berbagai daerah itu dikenal sebagai pengamal Tarekat Tijaniyah.

Cerita unik terjadi pada kisah awal mulanya Kiai Akyas (adik kandung Kyai Anas. Kyai Anas adalah adik kandung Kyai ‘Abbas) didaulat menjadi muqoddam pada tarekat yang sama. Diceritakan Kiai Syifa, Syek Ali Thoyib sudah cukup lama berada di Indonesia, hampir selama dua puluh  tahun. Selama waktu itu Syek Ali kerap melakukan perjalanan menyebarkan tarekat ini di Pulau Jawa hingga sampai ke ujung Jawa Timur, yakni Madura. Suatu ketika sang syekh bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW dan Syekh al-Tijani (syekh utama dan pendiri Tarekat Tijaniyah). Dalam mimpinya Syek al-Tijani mengatakan bahwa masih ada satu lagi seorang calon muqoddam yang berada di Pesantren Buntet   Cirebon.

Setelah jaga, Syek Ali Thoyib lantas berkirim surat kepada Kiai Abas yang isinya meminta mengirimkan orang yang bernama Kiai Akyas ke rumah Syek Ali. Pada mulanya, Kiai Akyas tidak mau menjadi muqoddam Tarekat Tijaniyah dengan alasan dirinya masih suka merokok. (Kiai Syifa menjelaskan dalam tarekatnya seorang muqoddam haram hukumnya merokok, sementara anggota jamaahnya diperbolehkan merokok). Singkat cerita Kiai Akyas pun lantas jadi muqoddam dan selanjutnya  memberikan ijazah tarekat tersebut ke banyak orang. 

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.