Senin, 04 April 2016

KETENTUAN SHOLAT TARAWEH

KETENTUAN SHOLAT TARAWEH

PERTAMA :

PENJELASAN KITAB SYARH AL-BAHJAH AL-WARDIYYAH

KARYA: ABU YAHYA ZAKARIYA AL-ANSHORI AL-SYAFI’I  HALAMAN 146-150

1.    Sholat Tarawih Sunnah Dikerjakan dengan Berjama’ah
2.    al-Imam al-Halimi berfatwa:
“karena jumlah roka’at sunnah Rowatib di luar  bulan Romadhon itu sepuluh roka’at, maka sholat tarawih itu dilipatkan menjadi   20 roka’at”.
3.    Kalau dikerjakan dengan satu salam setiap 4 roka’at, maka tidak sah karena sholat sunnah itu setiap dua  rok’at salam.
4.    Mereka yang ingin mengikuti amaliah ibadah penduduk Madinah, maka sholat taraweh itu umlahnya 36 roka’at. Ini  adalah peilaku ibadah yang bagus.
5.    Fatwa al-Imam  al-Syafi’i & Murid-Muridnya, dan Imamal-Nawawi:
     Penduduk Kota Madinah al-Munawwaroh melakukan sholat tarawih sejumlah 36 roka’at
6.    Penduduk Madinah mengerjakan sholat tarawih 36 roka’at, karena niat memuliakan Nabi Muhammad SAW yang hijrah ke Madinah dan wafat serta dimakamkan di Madinah
7.    Mereka yang ingin mengikuti contoh penduduk kota Mekkah al-Mukarromah tentang jumlah/bilangan roka’at sholat Tarawih, yakni 20 rokat, adalah pilihan  sikap keagamaan  yang utama, karena tradisi penduduk kota Mekkah Itu tidak pernah diperdebatan oleh Ulama Fiqih (Ahli Hukum Islam).
8.    Bagi yang ingin meringkas jumlah Roka’at Tarawih, berdasarkan Ijma’ (Konses)    seluruh Sahabat Nabi Muhammad SAW,  maka cukup 20 Roka’at.
9.     Jumlah 36 roka’at adalah yang paling utama, karena keutamaan sholat sunah
     adalah  karena banyaknya ruku’  dan  banyaknya sujud.
  

KEDUA:

PENJELASAN KITAB HASYIYAH AL-QOLYUBI, JUZ III KARYA: IMAM AL-QOLYUBI AL-SYAFI’I  HALAMAN 161-173

PENDAPAT PALING SHOHIH:
1.      Nabi Muhammad SAW melaksanakan sholat Tarawih dengan sahabat-sahabat beliau sebanyak 20  Roka’at
2.      Di Zaman Khalifah ‘Umar bin al-Khoththob Sholat Tarawih dilaskanakan di Bulan Romadhon dengan jumlah 20 Roka’at (Lihat Kitab Syarh al-Muhadzdzah al-Syafi’i)
3.      Imam Malik meriwayatkan didalam Kitab al-Muwaththo’, bahwa Sholat Tarawih itu 23 Roka’at
4.      Jika  sholat Tarawih dilakukan dengan cara setiap empat roka’at satu salaman, maka tidak sah, karena bertentangan dengan yang disyari’atkan. (Lihat al-Qodhi Husayn didalam Kitab al-Rowdhoh). Nabi SAW bersabda: “Sholat malam itu dua roka’at  dua Roka’at” (HR. Imam al-Bukhori dan Imam Muslim)
5.      al-Imam al-Syafi’i: “Tarawih dengan 20 roka’at itu paling aku cintai. Bagi selain penduduk Madinah tidak boleh seholat taraweh melebihi 20 roka’at”.
Sutejo ibnu Pakar

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.