Selasa, 29 Maret 2016

PERIODE TASAWUF

PERIODISASI TASAWUF
SUTEJA
1.Periode I Masa Pertumbuhan
Tumbuhnya tasawuf di nusantara ini sejalan dengan masuknya Islam ke sini, karena yang mula-mula membawa Islam ke nusantara adalah orang-orang yang telah mempelajari tasawuf di negerinya. Corak tasawuf mereka hidup sekali dengan ajaran-ajaran Ibnu Arabi, Abdul Qadir Al Jailani dan lain-lain seperti wujudiyah dan tarekat-tarekat.
Pada periode ini muncul ulama-ulama tasawuf diantaranya : Hamzah Al Fanshuri, Syamsuddin As-Sumatrani, Abdur Rauf Al Fanshuri, Syekh Burhanuddin Ulakan dan Nuruddin alr-Raniry.
2. Periode II Masa Perkembangan
Sepeninggal ulama-ulama yang muncul pada periode I seperti Hamzah Fanshuri, Syamsuddin As-Sumatrani dan lain-lain. Maka berkembanglah tasawuf di Indonesia terutama dalam bentuk tarekat-tarekat. Sedangkan ajaran-ajaran mereka tentang wahdatul wujud mulai mengabur di bumi nusantara. Dalam periode ini muncullah ulama-ulama antara lain : Syech Abdus Samad al-Falimbani, Syech Muhammad Nafis al-Banjari dan Syech Daud al-Fathani.
3. Periode III Masa Pemurnian
Pada periode ini muncullah ulama-ulama yang kritis dalam mempertahankan ajaran murni agama Islam. Mereka tidak segan-segan menemtang lawannya, membersihkan masyarakat, dari syirik, bid'ah dan khurafat.
Di Sumatera Barat mereka di sebut kaum muda atau wahabi Minangkabau, dibawah asuhan mereka inilah bermunculan madrasah-madrasah modern di tanah air dan pada periode ini muncullah ulama-ulama tasawuf diantaranya : Syech Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Syech Muhammad Djamil Djambeik, Syech Abdurrauf Al-Kurinsyi, Dr. Syech Abdullah Ahmad, Dr. Syech Abdul Karim Amrullah dan Prof. Dr. Hamka.
E. TOKOH DAN KITAB
Kitab tasawuf paling awal yang muncul di Nusantara ialah Bahr al-Lahut (lautan Ketuhanan) karangan `Abdullah Arif (w. 1214). Isi kitab ini banyak dipengaruhi oleh pemikiran yang wujudiyah Ibn `Arabi dan ajaran persatuan mistikal (fana) al-Hallaj. Syekh Abdullah Arif adalah pemuka tasawuf dari Arab. Beliau tiba di Sumatra (Perulak, Pasai) pada tahun 1177. Menurut T. Arnold dalam The Preaching of Islam (1036), Syekch Abdullah Arif termasuk Sufi paling awal yang menyebarkan Islam bercorak tasawuf di Sumatra.

Namun, baru pada abad ke-16 muncul kitab-kitab tasawuf dalam bahasa Melayu. Sedangkan kitab-kitab yang ada sebelumnya ditulis dalam bahasa Arab. Di antara kitab-kitab tasawuf dalam bahasa Melayu yang berpengaruh ialah Syarab al-Asyiqin (Minuman Orang Berahi), Asrar al-ARifin (Rahasia Ali Makrifat) dan al-Muntahi karangan Hamzah Fansuri (wafat awal abad ke-17) dan sebagainya.

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.