Selasa, 29 Maret 2016

JASA AL-GHAZALI UNTUK ISLAM NUSANTARA

JASA AL-GHAZALI UNTUK ISLAM NUSANTARA
SUTEJA 
Al-Ghazali te1ah berhasil me1ahirkan karya berjudul Fadhaih a11Bathiniyyat di tahun 487 H= 1094 M. Karya ihl dimjukan sebagai kritik terhadap Syi'ah Jsma'iliyah, Bathiniyyat dan Imamiyah. 11 Kitab ini diakui banyak berperan dalam memberantas dan membendung pikiran-pikiran Syi' ah terutama tentang masalah imamah. Bagi al-Ghazali 12 pemikiran syi' ah yang demikian dianggap telah mengkontam.hlasi aqidah islamiyah dengan pemikiranagamaaagama tsanawi dan filsafat yang menyesatkan. Dill. sangat bersemangat clan gigih menganulir ide Syi' ah tentang imam yang mi'lshum dalam arti benarrbenar bersih dari segala perdosaan. Ketidaksefahamannya juga tampak dalam rnasalah imamah atau kepemimpinan yang- dalam pandangan Syi'ah- harus selalu clidasarkan kepada nash atau wahyu. Al-Ghazali menolak kalau harus menyandarkan persoalan kepemimpinan kepada nash, karena persoalan kepemimpinan adalah tanggungjawab manusia. Ketatnya krteria seorang imam yang diberlakukan syi'ah pUll melljadi salah satu bagian dari sistem kritik penolakan al-Ghazali. Al-ghazali sama sekah tidak memberikan toleransi untuk diharuskannya seorang imam itu ma~.,hU1n karena kema'shuman hcmya milik Rasu.lullah. Kema~c;11U111al1 sepeningga.l Rasulullah adalah kemustahilan besar cli mata al-Ghazali. Namun demikian ia sefaham dengan Syi' ah tentang kriteria wara’ bagi seorang imam.
 Madrasah-madrasah Nizamiyah tercatat hel,hasH rnenegakkan kembali madzhab Asy' ariyah clan mengkirtis pemikiran teologis Syi' ah. Dal.m bidang hukum fi.kih berhasil menyebarluaskan madzhab al-Syafi'i Termasuk di daerahhdaerah yang semu]a basis madzhab Abu Hanifah atau madzhab Ahnutd bin Hanbal clan Syi' ah seperti Baghdad
 Kritik tajaul AhlusslUmall terhadap Syi'ah Isma'iliyah dan Bathiniyah ternyata mendapat dukungan dari Mu'tazilah. 14 Adalah al-Qadlu 'Abd. al- Jabbar al-Muftazili menuduh Syi'ah sebagai kelompok yang hendak menghancurkan Islam dengan dokrin-doktrin sesatnya tentang tanasukh. 15 Di sisi lain Syi' ah melalui tokoh-tokoh fikihnyaf di paroh kedua abad kelima hijrL mencoha mendekati Muftazilah. S)i./ah yang tidak memiliki doktrin teologis mulai mengadopsi ajaran tauhid dan /adalal7 milik Mu/tazilah lli1tuk membangun azas-azas madzhabnya. Syi' ah mengkalim dirin. 'a sebagai kelompok pembela keadilan dan pembela ta·uhid. Namun demikian- Syif ah dan Muftazilah selalu berseberangan dalam hal imrW1ah nubuwah dan kehidupan (.u akhirat. 16 Secara intensif pe11yebaran doktrin Syi'ah dilakukan di masjid-masjid yang didalamnya terdapat k-ubuTan imam-imam Syi' ah dan di rumah-rumah tertentu milik para pengikutnya. 17
 Kritik-kritik Ahlussunnah, yang diwakil  al-GhazaH sehagai fokoh yang lebih mengenal isma’iliyah dan Bathiniyyat, itu menCel"m.inkan keberanian intelektual Asy' ariyah dimana pada masa yang bersamaan keduanya telah memiliki pengaTuh hesaT d1 PeTsi a. A l-Ghaza li, mewa kili A sy/ ariya h, secara kesah"ia telah bertindak taktis-konfrontatif membendung teologi Syi' ab/ meskipun menyadari kejayaan Syi' ah sudah dimulai sejak pemerintahan allMafmun clan sernasa pemerintahan a]-Mu/tasrum rnerneperoleh dukungan kuat d.ui pcnganut agama Mazdak karena kes.mlaan aqidah.18 Syi' ,.h d.m Mazdak bersatu bergandeng tangan m.elakukan pembelokan-pembelokan ajaran Islam yang sphenam/a. Doktrin teologis keduanya yang dijadikan saS,lra1.l kritik adalah ajaran yang menduakan Allah. Syi' ah clan Mazdak mengajarkan bahwa, Allah menciptakan jiwa dan kemudian keduanya bersama-sama menciptakan alam semesta inL19 Sedangkan ajaran tentang tanasukb dianggap sebagai penyimpangan yang bersumber dari provokasi Ibnu Sabaf salah seorang penganut ajaranYahudi.20 Ajaran tanasukh merupakan salah satu wujud kultm terhadap All bin Abi Thalib. Pribadi All dianggap memiliki UllSur ketuhanan. Doktrin ini berpengarull besar di wilayah-·wilayall seperti Bashrah, Kufah, daD Mesir. Doktr:in lain yang juga madopsi dari Yahudi adalah bahwa, kelompol Syi' <lh adalah ummat yang diliaramkan tersentull api neraka.21
 Sebagaimana yang pernah dilakukan terhadap iaum falloso£, al-GhazaJj mewakili Ahlussunnah, dengan tegas menuduh Syi' ab Bathiniyah sebagaj kelompok Dahriyyin dan Zindiq. Tuduhan itu didasarkan kepada pengingkm.'an terhadap rasul-rasul dan syari' at Allah Sf'rta kepercayaan akan qidamnya alam.
 Secara umum agenda permasalahan kritik Ahlussmmah terhadap Syi' all terfokus kepada masalah-masalah: kenabian dan kerasulan All bin Abi thalib, masalah imamah dan ke111r1 ~~human imam, tanasukh, serta tajsim (pesonifikasi terhadap Allah). Di hadapan Ahlussmmah Syi' ah ttinilai benar-benar telah menghancurkan Islam karena memasukkan ajaran-ajaran Yahudi, Nasrani, serta agama nenek moyang bangsa Persia yaitu Mazdak, Zoroaster, serta Majusi dan memasukkan ajaran Hindu kedalam teologi mereka. Sedangkan kC'pentingan tidak langsung, yang (utuju, adalah tersebar luasnya dan tegaknya teologi Asy' ariyah setelah sekian lama ditekan dan dibung~1m para penguasa , Abbasiyah. 

Share

& Comment

0 komentar:

 

Copyright © 2017 Sutejo Ibnu Pakar™

Support by Free Knowledge Templatelib.